Tebing Sering Longsong warga desa tagangser Laok khawatir Rumahnya Tergerus

Lensacyber
A-AA+A++

Pamekasan, LensaCyber.com – Dua rumah yang dihuni enam orang terancam ambrol dan masuk ke dalam sungai kecil, karena bibir tebing sungai di dekatnya terus ambrol tergerus aliran air.

Rumah yang paling terancam adalah rumah yang dimiliki oleh keluarga fikrih warga dusun tlangi desa tagangser Laok,kecamatan waru ,kabupaten pamekasan . Di dekat rumah itu tebing sungai yang ambrol sudah sepanjang sekitar 30meter. Berdasar pengamatan jarak bibir tebing tinggal sekitar lima meter dengan dinding rumah fikrih. “Setiap turun hujan rasanya ketir-ketir tidak bisa tidur,” ujar fikrih syamlan dengan bahasa Madura, Jumat (12/12/2024).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Lamala, Satu Siswi Tewas, Tiga Luka-Luka, Polisi Imbau Disiplin Berlalu Lintas

Menurutnya, tebing ambrol kali terakhir terjadi sekitar sebulan terakhirsudah dua kali,Dia berharap kepada pemerintah kabupaten pamekasan tebing tersebut diberi bronjong kawat sebagai pengikat tumpukan bebatuan. Diceritakannya, suara tanah ambrol cukup keras,”katanya sembari menunjukkan kepada media.

Warga lain, , menambahkan dua rumah yang terancam terseret tebing jika ambrol adalah mili ibu tamamahi dan fijkrih Keduanya berada di satu jalur linier pinggir aliran sungai  itu dan terletak lahan yang di tempatnya. Fikrih mengaku tanah milik keluarganya yang tertelan sungai lebih dari 20 meter. “Dahulu batas tanah di tengah sungai. Di depan rumahnya,“ katanya.

Baca Juga :  Kecelakaan fatal di Sekampung, keluarga korban soroti penanganan perkara dan barang bukti  

Tamamah menilai, tebing sering kali longsor. Longsor semakin lebar ketika musim penghujan karena arus air membeludak.

“Kami menduga, keberadaan rumah keluarga fikrih dan ibu tamamah di pinggir sungai tersebut mengakibatkan ke khawatiran kepada keluarganya. Pasalnya, musim hujan sekarang ini sering terjadi di malam hari,tebing longsor sudah mendekati Rumah yang di tempatnya,” tutupnya.