Sampang, Lensacyber.com_Sebuah program bantuan senilai Rp 200 juta yang mencakup empat kegiatan di Sampang, Madura, menjadi sorotan publik karena kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran.
Program yang meliputi pembangunan tebing tangkis air laut, pengadaan alat musik hadrah, penerangan jalan, dan bantuan senter untuk nelayan ini dikritik karena tidak ada penjelasan rinci tentang alokasi anggaran untuk masing-masing kegiatan.
Lembaga Swadaya Masyarakat Madura Development Watch (MDW) yang menjadi fasilitator program ini belum memberikan keterangan rinci tentang penggunaan dana, sehingga memicu kecurigaan adanya potensi penyimpangan dana. Aktivis Pemuda Kabupaten Sampang, Herman, mengkritik sikap bungkam MDW dan menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana publik.
“Kalau memang programnya jelas, anggarannya juga harus jelas. Jangan sampai publik hanya diberi informasi sepotong-sepotong, sementara detail penggunaan dana tidak pernah dibuka,” kata Herman.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak MDW belum merespons permintaan konfirmasi terkait rincian dana tiap kegiatan.
