Dari Harapan Jadi Kekhawatiran, Program Makan Gratis Presiden RI Picu Gejolak di Sampang

Sampang, Lensacyber.com – Program makanan gratis yang digagas oleh MBG Presiden RI Prabowo Subianto menuai sorotan tajam dari masyarakat setelah muncul berbagai keluhan terkait kualitas makanan yang disalurkan.

Sejumlah penerima manfaat mengaku kecewa karena makanan yang diterima tidak layak konsumsi, bahkan ditemukan ulat, belatung, hingga dugaan adanya zat berbahaya di dalamnya. Kondisi ini membuat masyarakat khawatir alih-alih merasa terbantu.

Saksi lapangan menyebutkan, makanan yang seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat kecil justru menimbulkan keresahan. Keluhan semakin memanas ketika beberapa unit distribusi mengeluarkan produk dengan kandungan tak terduga, sehingga publik mempertanyakan proses pengawasan mutu program tersebut.

Ketua Lembaga Pemuda Peduli Desa (Papeda) Kabupaten Sampang, menegaskan bahwa masalah ini tidak bisa dianggap remeh.

“Program makanan gratis merupakan hal penting dan sakral di tengah masyarakat, terutama bagi kalangan bawah yang sangat bergantung pada asupan harian tersebut. Jika kualitasnya gagal memenuhi standar, potensi konflik serius antara pemerintah dan masyarakat bisa saja terjadi,” tegasnya.

Papeda mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi dan langkah perbaikan. “Jika hal permulaan ini saja sudah gaduh sebetulnya ini adalah pertanda akan terjadinya gejolak di wilayah basis tinggal menunggu waktu maka konflik Horizontal akan terjadi di Republik wayang ini . Tandasnya “

Hingga berita ini dinaikkan pihak Gizi Sampang tidak dapat di konfirmasi

 

 

Pers | Fandy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *