Filosofi Punokawan di Hari Anak Nasional, Arif Senoaji Menjelma Semar Ajangsana Kesejumlah Sekolah

Lensacyber
A-AA+A++

PEMALANG, LENSACYBER.COM – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kecamatan Pulosari berlangsung semarak dan penuh makna. Camat Pulosari, Seno, tampil beda dengan mengenakan kostum tokoh pewayangan Semar saat memimpin kegiatan anjangsana ke sejumlah sekolah dasar.

Aksi tersebut digelar sebagai simbolisasi peran aparatur pemerintah sebagai pamomong atau pengayom masyarakat.

Kegiatan anjangsana berlangsung serentak di lima sekolah yang tersebar di lima desa, yakni Desa Pulosari, Nyalembeng, Karangsari, Batursari, dan Pagenteran. Beragam agenda edukatif dan rekreatif disajikan untuk menghibur para siswa, mulai dari Senam Anak Indonesia, permainan tradisional, hingga pembagian mainan dan susu gratis.

Baca Juga :  Dugaan Pengondisian Pembelian Seragam Sekolah di Pemalang Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Sistem Paket Komplit

Kehadiran jajaran pimpinan kecamatan dengan busana karakter Punokawan menjadi magnet utama yang menyedot perhatian ratusan anak-anak.

Selain Camat Pulosari sebagai Semar, jajaran staf kecamatan turut melengkapi formasi tokoh pewayangan tersebut:

Kasi Trantib: Memerankan tokoh Gareng, ​Staf PMD (Sigit): Memerankan tokoh Petruk, ​Staf Umpeg (Dedi): Memerankan tokoh Bagong.

Seno menjelaskan, aksi ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan membawa pesan filosofis mendalam terkait tata kelola pemerintahan di tingkat lokal.

​”Aparatur pemerintah harus bisa menjadi pamong atau pamomong sebagaimana karakter Punokawan. Aparatur hadir bukan untuk dilayani, melainkan mengayomi, mengasuh, serta memberikan ketenteraman dan kebahagiaan bagi masyarakat—terutama anak-anak sebagai generasi penerus,” tegas Seno.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Optimalkan Program PKW untuk Ciptakan Wirausaha Muda yang Mandiri

Mengusung tema nasional “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” yang diterjemahkan dalam aksi lokal “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, Pemerintah Kecamatan Pulosari berkomitmen terus menciptakan lingkungan yang aman dan ramah tumbuh kembang anak.

Melalui pendekatan berbasis kebudayaan ini, Seno berharap nilai-nilai karakter luhur dapat tertanam sejak dini pada diri anak-anak.

“Kami berharap dari Kecamatan Pulosari kelak lahir Generasi Emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berlandaskan iman yang kuat serta berakar pada budaya bangsa,” pungkasnya.

Pos Terkait

Read Also

Kurang dari 24 Jam, Polres Pemalang Ungkap Kasus Percobaan Curas di Toko Emas Banjardawa

PEMALANG, LENSACYBER.COM – Polsek Taman bersama Tim Resmob...

Proyek Revitalisasi SDN 03 Mojo Rp923 Juta Tuai Sorotan, Diduga Sarat Kejanggalan, K3 Diabaikan dan Kepala Sekolah Disorot Soal Peran di Lapangan

Pemalang, Lensacyber.com –  Proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan