Cegah Dampak Kabut Asap pada Anak, Polres Banyuasin Turun ke Jalan Bagikan Masker di SDN 03 Rambutan

Gusti
A-AA+A++

Banyuasin, Lensacyber.com — Polres Banyuasin menegaskan komitmennya dalam melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepedulian ini diwujudkan lewat aksi nyata pembagian masker kepada ratusan siswa di SDN 03 Kecamatan Rambutan, Jumat (28/8/2026) pagi.

Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., bersama jajaran Polsek Rambutan. Sebanyak 200 masker dibagikan secara gratis guna mengantisipasi risiko gangguan pernapasan pada anak-anak.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Sayyid Malik Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., M.I.K., Kapolsek Rambutan Iptu Harmoko, S.H., M.H., Camat Rambutan Mursal Marsup, Korwil Rambutan Aisyah, serta Kepala SDN 03 Hendri, S.Pd.

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan BBM, Polsek Menjalin Gelar Patroli di SPBU Desa Sepahat

Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang solutif di tengah masyarakat.

“Polri tidak hanya berperan mengawal keamanan dan ketertiban, tetapi juga berdiri di garda depan untuk menjaga kesehatan serta keselamatan warga. Pembagian masker ini adalah langkah preventif sederhana untuk melindungi generasi muda dari paparan udara yang tidak sehat,” tegas Kasi Humas.

Beliau menekankan, kelompok rentan seperti pelajar memerlukan perhatian ekstra saat kualitas udara memburuk. Oleh karena itu, aksi pembagian masker ini turut dibarengi dengan edukasi kesehatan pernapasan.

Baca Juga :  Kemarau Panjang, Polres Landak Bagikan Air Bersih Gratis ke Warga di 2 Lokasi

“Kami mengimbau para orang tua dan siswa agar selalu siaga menjaga kesehatan serta mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ketika kabut asap melanda,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan hangat. Melalui aksi ini, Polres Banyuasin berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan sekaligus mencegah terjadinya karhutla.

Kehadiran Polri adalah bukti kepedulian nyata dalam mengawal keamanan sekaligus kesehatan warga.