Soal Oknum Perwira, GASI Pertanyakan Lamban dan Tertutupnya Lidik

Sampang, Lensacyber.com | Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) mendatangi Mapolres Sampang menuntut kejelasan soal dugaan keterlibatan oknum polisi dalam kasus berbau asusila yang ramai sejak awal September.

Kapolres Sampang menegaskan tidak akan menanggapi aduan melalui WhatsApp dan meminta pelaporan dilakukan lewat jalur resmi ke Propam.

“Saya tidak mungkin jawab lewat WA. Kalau ada anggota salah, laporkan saja ke Propam, pasti saya tindak,” tegasnya.21/10/25

Ketua GASI, Rifai, menyatakan mereka datang bukan untuk menyerang, melainkan menyalurkan keresahan publik.
“Kami hanya ingin kejelasan, apakah kasus itu benar ditangani Propam atau hanya isu,” ujarnya.

Sementara itu, Propam Polres Sampang menjelaskan mekanisme pengaduan harus mengikuti Perpol Nomor 2 Tahun 2024, dengan batas waktu 20 hari untuk memberikan perkembangan laporan secara resmi.

 

Bad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *