INDRAMAYU – Lensacyber.com. Di tengah musim kekeringan yang berdampak pada gagal panen, petani Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, mendapat bantuan program Irigasi Perpompaan (Irpom) Tahun Anggaran 2026, dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung pengairan lahan pertanian seluas 6 – 7 hektare.
Ketika di temui awak media, Senin 2/11/2026,
Ketua Kelompok Tani Wana Baja, Asum Chalali, bersama para petani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu, Dinas Pertanian, serta Kementerian Pertanian yang telah membantu menjawab keluhan petani terkait sulitnya mendapatkan pasokan air selama musim kemarau.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Persoalan air selama ini menjadi kendala besar bagi petani, bahkan kekeringan telah mengakibatkan gagal panen. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi solusi bagi kebutuhan pengairan sawah kami,” ungkap Asum Chalali.
Berdasarkan papan informasi kegiatan, program Irpom tersebut dilaksanakan oleh Kelompok Tani Wana Baja dengan sumber dana APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, BPLIP Kelas I Bandung, Kementerian Pertanian RI. Pekerjaannya dilaksanakan dengan pola swakelola oleh kelompok tani.
Para petani berharap fasilitas Irpom dapat berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau, mengurangi risiko gagal panen, serta meningkatkan produktivitas pertanian.
Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar pembangunan sarana pengairan, melainkan harapan baru untuk menjaga keberlangsungan usaha tani dan memperkuat ketahanan pangan.
(Sucipto).








Tidak ada Respon