Sampang, Lensacyber.com – Lampu peringatan (warning light) yang seharusnya berkedip kuning dan kaca cembung di pertigaan Jalan Rajawali 3, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Sampang, sudah lama tidak berfungsi. Kondisi ini membuat alat perlengkapan jalan yang seharusnya berfungsi untuk keselamatan lalu lintas kini hanya menjadi pajangan.
Kerusakan ini menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya risiko kecelakaan, terutama di malam hari atau saat cuaca buruk. Masyarakat dan pengguna jalan berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan demi menjaga keselamatan lalu lintas.
Salah satu warga setempat, Sidi, menyayangkan tidak adanya perbaikan dan pemeliharaan terhadap dua warning light di persimpangan tersebut. “Sudah berbulan-bulan tidak berfungsi. Tidak ada satu pun petugas Dishub yang mengecek. Kaca cembung pun dibiarkan pecah sampai tidak ada sisanya, padahal ini area pertigaan yang rawan kecelakaan, apalagi di malam hari sangat gelap,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Heri, menyarankan untuk menghubungi Amir Mahdi terkait masalah warning light.
Amir Mahdi menjelaskan bahwa jalan tersebut masuk dalam wewenang pemerintah provinsi. “Sudah kita infokan tentang kerusakan itu. Hasil komunikasi terakhir, sekitar dua bulanan yang lalu atau sekitar Juli, Pak Herul selaku Kasi TSP sudah ke Surabaya. Hasil koordinasi terakhir dengan Dishub Provinsi sekitar Agustus lalu, perbaikan bisa dilakukan oleh Pemkab jika ada anggaran,” jelas Amir Mahdi melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan, izin perbaikan dari provinsi baru diberikan pada Agustus. “Kalau kita boleh perbaiki, maka akan dieksekusi secepatnya. Proses PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) masih berjalan,” lanjutnya.
Keterangan Amir Mahdi dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasi) TSP Dishub, Herul. “Iya, saya sudah lapor ke provinsi. Sudah dilaporkan semua lima titik sampai ke pasar Pangarengan, itu punya provinsi,” kata Herul
Mengingat kondisi ini, Fandhy, seorang warga, mengimbau para pengguna jalan yang datang dari tiga arah—timur, Pangarengan, dan utara—serta para pejalan kaki untuk lebih berhati-hati.
“Kami berharap sekaligus mengimbau, mari sama-sama kita menjaga. Karena, kerusakan rambu keselamatan lalu lintas di simpang tiga Jalan Rajawali 3, sangat berakibat fatal bagi pengguna jalan,” pungkasnya.
