Rabat Beton Dikerjakan Asal Jadi, Orang Dekat Bupati Pemilik Proyek Jadi Sorotan

Lensacyber
A-AA+A++

Sampang, Lensacyber.com_Proyek pembangunan jalan rabat beton di Jl. Pemuda, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan tajam setelah jalan yang baru selesai dibangun sudah mengalami keretakan pada beberapa titik. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas mutu beton yang digunakan.

Pantauan langsung di lokasi menunjukkan retakan yang terlihat jelas pada badan jalan. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa kualitas mutu beton yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Apalagi, proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 443.486.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.07/09/25

Masyarakat setempat meminta pihak berwenang segera turun tangan memeriksa proyek ini. Mereka khawatir jika proyek ini hanya menjadi formalitas dan tidak bermanfaat bagi masyarakat. “Baru selesai beberapa hari ini sudah retak kayak ini, di sini itu di musim hujan sering banjir. Kami minta pihak berwenang segera turun tangan memeriksa proyek ini,” ujar salah satu warga setempat.

Baca Juga :  Tanpa Perhatian, Jalan Poros Desa Tolang Becek

Berdasarkan papan informasi, proyek Rekontruksi Jalan Lingkungan Paket 1 di Jl. Pemuda Kelurahan Rongtengah Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang memiliki nilai kontrak Rp. 443.486.000 dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari. Namun, hasil di lapangan menimbulkan tanda tanya besar terkait pengawasan dan pertanggungjawaban dari pihak pelaksana.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan dinas terkait tidak tutup mata. Mereka mendesak agar dilakukan audit mutu beton serta pemeriksaan penggunaan anggaran, sehingga tidak ada indikasi penyalahgunaan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang merugikan masyarakat. “Kalau dibiarkan, pembangunan seperti ini hanya jadi formalitas. Kami ingin jalan yang benar-benar kuat dan bermanfaat bagi masyarakat, bukan sekadar proyek habiskan anggaran,” tambah warga lain dengan nada kesal.

Baca Juga :  Kurang Transparan, Bantuan 200 Juta Dari PT Medco Tuai Kritik

Ditempat lain pelaksana pekerjaan menjelaskan, dirinya hanya tukang yang bertugas dilapang proyek di maksud pemiliknya adalah Pak novi ” Saya orang Bangkalan mas saya hanya tukang dan proyek ini miliknya Pak novi orangnya Bupati. Tuturnya”.Fandy