Nahkodai POLOSORO Purworejo Periode 2026–2029 Andi Prasetiawan : POLOSORO adalah Organisasi yang Terbuka, Profesional, dan Berintegritas

Lensacyber
A-AA+A++

PURWOREJO, LENSACYBER.COM – Musyawarah Daerah (Musda) VIII Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Purworejo (POLOSORO) yang digelar di Ganeca Convention Hall, Kamis (23/7/2026), berlangsung tertib dan demokratis. Forum empat tahunan tersebut berhasil memilih Andi Prasetiawan, Kepala Desa Trirejo, Kecamatan Loano, sebagai Ketua Umum POLOSORO periode 2026–2029.

Musda kali ini menerapkan sistem One Man, One Vote, di mana setiap delegasi memiliki satu hak suara. Mekanisme tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat demokrasi internal organisasi sekaligus mencerminkan kedewasaan para kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Purworejo.

Dalam pidato perdananya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Andi mengajak seluruh peserta meninggalkan dinamika kompetisi dan kembali bersatu membangun organisasi.

“Mulai sekarang tidak ada lagi kubu A, B, atau C. Yang ada hanyalah satu keluarga besar POLOSORO. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Purworejo,” tegasnya.

Ia menilai tantangan pemerintahan desa ke depan semakin kompleks. Perubahan regulasi, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi desa, hingga percepatan transformasi digital menjadi agenda yang harus dijawab melalui organisasi yang solid dan adaptif.

Baca Juga :  Memperkuat Masa Depan, Lampung Timur dan KPAI Luncurkan Program Desa Migran Emas

Andi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara serta Ketua Umum POLOSORO sebelumnya, Suwarto, atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun organisasi.

Ke depan, ia berkomitmen menjadikan POLOSORO sebagai organisasi yang terbuka, profesional, dan berintegritas. Fokus kepengurusannya diarahkan pada penguatan advokasi bagi desa, peningkatan kapasitas anggota, serta memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga dunia usaha.

Menurutnya, keberhasilan organisasi hanya dapat dicapai melalui kepemimpinan kolektif yang melibatkan seluruh anggota.

“POLOSORO bukan milik ketua, tetapi milik seluruh anggota. Dukungan, kritik, dan masukan yang membangun akan menjadi energi untuk membawa organisasi ini semakin maju,” ujarnya.

Andi menambahkan bahwa visi, misi, serta program kerja kepengurusan baru akan dirumuskan secara bersama dalam Rapat Kerja (Raker) setelah struktur kepengurusan dan tim formatur resmi terbentuk.

Visi Besar POLOSORO Kepengurusan baru mengusung visi:

“Terwujudnya POLOSORO sebagai organisasi yang solid, profesional, berintegritas, dan berdaya saing dalam memperjuangkan kepentingan desa serta menjadi mitra strategis pemerintah menuju Purworejo yang hebat.”

Visi tersebut akan diwujudkan melalui sepuluh misi utama yang menitikberatkan pada penguatan solidaritas aparatur desa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, advokasi dan perlindungan hukum bagi anggota, transformasi digital organisasi, penguatan ekonomi desa melalui BUMDes, koperasi, UMKM dan ketahanan pangan, hingga pengembangan seni, budaya, olahraga, serta kaderisasi kepemimpinan yang demokratis dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi Menghadiri Acara Pisah Sambut Dengan Kepala Kejari Lampung Timur

Dengan visi tersebut, POLOSORO diharapkan semakin mempertegas perannya sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan desa-desa di Kabupaten Purworejo.

Ucapan selamat juga datang dari peserta Musda. Kepala Desa Wadas, Fahri Setyanto, berharap kepemimpinan baru mampu membawa organisasi semakin progresif.

“Kami mengucapkan selamat kepada Mas Andi atas amanah besar ini. Semoga di bawah kepemimpinannya, POLOSORO semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan desa, menjaga kekompakan, serta menjadi mitra yang kuat bagi Pemerintah Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.

Kemenangan telak Andi Prasetiawan dinilai menjadi mandat kuat dari mayoritas kepala desa untuk membawa POLOSORO memasuki babak baru sebagai organisasi yang lebih modern, responsif terhadap tantangan zaman, serta mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo.

Pos Terkait

Read Also

JOXZIN Turun Gunung, Kasus Mini Zoo Mangkrak Jadi Sorotan, Tegaskan Siap Kawal Hingga Tuntas

PURWOREJO, LENSACYBER.COM – Gelombang kepedulian terhadap dugaan carut-marut...

Pengurus Termuda Golkar Purworejo, Muhammad Rafli Firmansyah Siap Gaspol Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput

PURWOREJO, LENSACYBER.COM – Regenerasi kepemimpinan di tubuh Partai...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan