JAKARTA, LENSACYBER.COM – Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026, Segenap Redaksi dan Jajaran Lensacyber menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan Indonesia.
Pimpinan Redaksi Lensacyber Daniel Agustianto menegaskan, di tengah banjir informasi dan hoaks berbasis AI, pendidikan kritis jadi kunci.
“Hardiknas bukan seremoni. Ini momentum lawan pembodohan dengan nalar dan data. Guru adalah garda depan peradaban,” ujar Daniel, Sabtu (02/05/2026) malam.
Lensacyber berkomitmen terus menyajikan jurnalisme yang mencerdaskan dan mendorong budaya tabayun di ruang digital.
“Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat dan jadilah pelita di tengah gelapnya kebodohan”
Di era disrupsi informasi dan kecerdasan buatan, pendidikan adalah benteng utama melawan hoaks, fitnah, dan pembodohan. Mari terus belajar, berpikir kritis, dan tabayun sebelum bertindak.
Terima kasih kepada para guru, dosen, dan pejuang pendidikan di seluruh Indonesia. Jasa kalian adalah cahaya peradaban.
Pendidikan bukan cuma soal ijazah, tapi soal adab, nalar, dan keberanian berpikir.
Terima kasih untuk semua guru dan insan pendidikan Indonesia.***(Tim Red)







