Sambut Idul Adha 1447 H, DKM Al Misykaat Cetak Juru Sembelih Profesional Melalui Pelatihan Juleha

Berry Pratama
A-AA+A++

BEKASI, LENSACYBER.COM – Menjelang momentum Idul Adha 1447 Hijriyah, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Misykaat mengambil langkah progresif dengan menggelar pelatihan perdana Juru Sembelih Halal (Juleha).

Berkolaborasi dengan DPD JULEHA Kabupaten Bekasi, kegiatan ini bertujuan melahirkan tenaga sembelih yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga taat pada koridor syariat.

​Bertempat di Masjid Al Misykaat, Sertajaya, Cikarang Timur, puluhan peserta tampak antusias mengikuti rangkaian materi. Pelatihan ini dipandu langsung oleh Kang Budi Rahman, Sekretaris DPD JULEHA Kabupaten Bekasi, yang mengupas tuntas standardisasi penyembelihan modern. Kamis (14/5/2026).

​Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknis memotong hewan, melainkan mencakup ekosistem pengelolaan qurban yang lebih luas melalui tiga pilar utama. Pertama, aspek fiqih sembelih memastikan setiap prosesi telah memenuhi kaidah hukum Islam yang sah.

Baca Juga :  Ra Mahfud Hadiri Tahlilan Ke5 Masyarakat Antusias

Kedua, penerapan standar higienitas pada alat dan lingkungan dilakukan untuk menjamin kualitas serta keamanan daging bagi para penerima. Terakhir, aspek manajemen qurban diterapkan dalam tata kelola operasional panitia agar pelaksanaan seluruh rangkaian hari raya dapat berjalan secara efektif, tertib, dan akuntabel.

​Ustadz Yanwar, dalam sambutan pembukaannya, menegaskan bahwa kompetensi juru sembelih adalah kunci utama dalam memberikan rasa aman bagi umat.

“Kami ingin memastikan tenaga di lapangan memiliki kompetensi tinggi, sehingga ibadah qurban di wilayah Bekasi benar-benar terjaga kualitas kehalalannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Camplong Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Wujudkan Kebersamaan dan Silaturahmi"

​Sebanyak 80 peserta dari berbagai delegasi DKM dan masyarakat umum terlibat aktif dalam sesi teori hingga praktik lapangan. Salah satu peserta, Deden Khoirulloh dari Masjid Nurul Iman Karangraharja, mengaku mendapatkan wawasan baru yang sangat aplikatif.

​”Penyampaian pemateri sangat komprehensif. Ini bekal krusial bagi kami pengurus masjid. Materi ini akan segera kami implementasikan, terutama untuk mengedukasi para mudhohi (pekurban) mengenai standar penyembelihan yang ihsan,” kata Deden.

​Agenda yang dikoordinasikan oleh Heru Abu Ja’far ini diharapkan menjadi pemantik bagi masjid-masjid lain di Cikarang untuk mulai menerapkan standarisasi Juleha dalam setiap aktivitas penyembelihan hewan.