Dongkrak Inovasi Desa, Pemkab Bekasi Gelar Lomba TTG 2026 Berhadiah Puluhan Juta

Berry Pratama
A-AA+A++

CIKARANG, LENSACYBER.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi secara resmi memulai rangkaian Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2026.

Kompetisi ini bertujuan untuk menjaring kreativitas masyarakat dalam menciptakan solusi praktis bagi permasalahan di tingkat desa, selaras dengan semangat “Kabupaten Bekasi Bangkit Maju Sejahtera”.

​Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, bersama Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Drs. Iman Santoso M, M.M., menyatakan dukungan penuh terhadap ajang ini. Iman Santoso berharap kompetisi ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan mampu melahirkan teknologi yang aplikatif.

​”TTG harus menjadi solusi nyata bagi masalah di lapangan dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” ujar Iman.

Baca Juga :  Nelayan Ngeluh Susah Melaut di Sebabkan Kelangkaan BBM Jenis Solar

Jadwal pendaftaran mulai dibuka pada 6 Mei 2026, sedangkan pelaksanaan lomba akan diadakan pada 24 Juni 2026 pukul 08.00 WIB sampai selesai di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang.

​Lomba ini dibagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu Inovasi TTG, TTG Unggulan, dan Posyantek Berprestasi. Adapun syarat bagi calon peserta meliputi, terbuka untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum yang berdomisili di Kabupaten Bekasi. Pendaftaran dilakukan melalui Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) antar desa di tiap kecamatan, Wajib melampirkan Surat Rekomendasi dari pihak Kecamatan setempat.

​Pemerintah telah menyiapkan apresiasi pembinaan bagi para pemenang dengan rincian sebagai Juara I, Rp9.700.000, Juara II, Rp8.100.000, ​Juara III, Rp7.400.000 dan Juara Harapan Rp5.800.000

Baca Juga :  Camat SokobanahDi duga Sengaja Lindungi Stafnya Yang Sering Bolos

​Untuk memperkuat kualitas inovasi, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber ahli, di antaranya Iman Prasetya, S.TP dari DPMD Provinsi Jawa Barat yang mengupas peran strategis Posyantek, serta Drs. Priyono, M.I dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memaparkan peran Posyantek sebagai motor penggerak ekonomi desa.

​Masyarakat yang berminat diharapkan segera mendaftar melalui Posyantek di kecamatan masing-masing sebelum kuota terpenuhi. Untuk informasi lebih lanjut, panitia menyediakan layanan kontak melalui Dillah (0856-9520-9621) atau Nia (0822-1178-7221).