Pemuda Bone Bolango Gelar Aksi di Polda Gorontalo, Minta Polisi Usut Provokasi di Tambang Suwawa

Lensacyber
A-AA+A++

GORONTALO, LENSACYBER.COMSejumlah pemuda Bone Bolango melakukan aksi demonstrasi di Mapolda Gorontalo dan Polres Bone Bolango. Mereka menolak keras dugaan provokasi yang dilakukan oknum berinisial “RB” di kawasan pertambangan rakyat Suwawa.

Dalam orasinya, koordinator aksi Jamaludin B Hamsa menuding “RB” sebagai pihak yang berada di balik memanasnya situasi di wilayah tersebut. Ia mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum itu.

“Tindakan provokasi yang dilakukan oknum ‘RB’ telah memecah belah dan sengaja memicu ketegangan di wilayah ini. Nasib para penambang rakyat yang hanya berusaha menghidupi keluarga justru terus diganggu, dirugikan, dan dibuat gelisah,” tegas Jamaludin saat berorasi.

Baca Juga :  Makanan Tak Layak Picu Kontroversi, Lembaga PAPEDA kode Keras Kepala Rutan Arogan

Jamaludin juga menyayangkan sikap aparat yang dinilai lamban menindak. Menurutnya, kepolisian harus bertindak tegas sebelum situasi berubah menjadi konflik horizontal yang merusak hubungan warga.

“Kepolisian harus segera bertindak tegas terhadap oknum ‘RB’ sebelum tindakannya meledak menjadi konflik horizontal yang akan menghancurkan persaudaraan yang telah terjalin selama ini,” katanya.

Ia menambahkan, setiap kritik dan tuduhan yang beredar harus didukung fakta dan data yang jelas. Ia menolak narasi sepihak yang dinilai hanya menyesatkan publik dan menjadikan tambang rakyat sebagai kambing hitam.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Sebut Status DPO Ropi Cacat Administrasi dan Bermuatan Intimidasi Psikologis

“Para penambang hanya berjuang mencari nafkah di tengah keterbatasan. Kami tantang oknum maupun pihak yang kerap melontarkan tuduhan untuk berani tampil berdebat terbuka dan memaparkan bukti di hadapan publik,” ujar Jamaludin.

Senada, Koordinator Lapangan Novan Mahmudin juga mengecam manuver provokasi yang dilakukan oknum “RB” dan pihak-pihak yang dinilai ingin memecah belah persatuan penambang rakyat.

Para peserta aksi berharap polisi segera menindaklanjuti tuntutan mereka agar situasi di Suwawa kembali kondusif.(*/Red)