Perkuat Sinergi Lintas Instansi, UPP Kelas II Luwuk Tertibkan Transportasi Laut Menuju Destinasi Wisata Danau Paisu Pok

Lensacyber
A-AA+A++

LUWUK, LENSACYBER.COM – Upaya pengembangan sektor pariwisata sekaligus peningkatan keselamatan transportasi laut menuju destinasi wisata Danau Paisu Pok di Kabupaten Banggai Kepulauan terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Pariwisata rute Pelabuhan Luwuk menuju Danau Paisu Pok yang digelar di ruang rapat Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Luwuk, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (11/6/2026).

Rapat dipimpin Kepala Kantor UPP Kelas II Luwuk, Hasfar, S.E., M.M., dan dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Polres Banggai, Satpol PP Kabupaten Banggai, serta unsur TNI.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai langkah strategis untuk menata dan meningkatkan pelayanan transportasi laut menuju Danau Paisu Pok. Pembahasan meliputi kesiapan sarana dan prasarana, penataan titik keberangkatan kapal wisata, keselamatan pelayaran, hingga kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal.

Kepala Kantor UPP Kelas II Luwuk, Hasfar, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal penertiban kapal wisata yang melayani rute menuju Paisu Pok. Menurutnya, masih terdapat sejumlah pemilik kapal yang belum memahami pentingnya kelengkapan dokumen kapal maupun dokumen awak kapal.

Baca Juga :  Langkah Progesif Kapolres Dapat Dukungan L-KPK Mawil Sampang

Sebagai tindak lanjut, UPP Kelas II Luwuk telah menetapkan jadwal pengukuran kapal pada 17 hingga 19 Juni 2026 serta pelaksanaan bimbingan teknis Surat Keterangan Kecakapan (SKK) bagi awak kapal pada 18 Juni 2026.

“Kami berharap seluruh kapal wisata yang beroperasi menuju Paisu Pok nantinya telah memiliki dokumen kapal, dokumen awak kapal, serta dilengkapi alat keselamatan sesuai standar yang berlaku,” ujar Hasfar.

Selain aspek keselamatan pelayaran, perlindungan penumpang melalui asuransi perjalanan juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Pihak UPP berharap seluruh wisatawan yang menggunakan transportasi laut menuju Paisu Pok dapat memperoleh jaminan perlindungan selama perjalanan.

Hasfar juga menjelaskan bahwa lokasi sandar sementara kapal wisata mendapat perhatian khusus dari Bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka. Saat ini, titik sandar yang direncanakan berada di kawasan belakang LSM GAM Teluk Lalong.

Sebanyak 10 kapal wisata telah terdata dan akan mengikuti proses penataan. Sementara kapal lainnya masih dalam tahap pendataan karena berada di sejumlah lokasi seperti Nambo, Maahas, dan Teluk Lalong.

Ke depan, seluruh aktivitas keberangkatan wisatawan menuju Danau Paisu Pok direncanakan dipusatkan melalui kawasan Teluk Lalong. Langkah ini bertujuan memudahkan pengawasan, meningkatkan pelayanan, serta menciptakan sistem pengelolaan transportasi wisata yang lebih tertib dan efektif.

Baca Juga :  Kwaran Gabuswetan 2025–2028 Resmi Dilantik, Fokus Cetak Generasi Muda Berkarakter

Pejabat Fungsional Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Yuliska Labawo, mengatakan bahwa penataan transportasi wisata juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi wisatawan sekaligus menata kawasan usaha masyarakat agar lebih tertib dan terorganisir.

“Kami ingin kawasan wisata ini lebih tertata. Penempatan pelaku UMKM dan para penjual nantinya dapat diatur dengan baik sehingga kawasan terlihat lebih rapi. Edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terus kami lakukan terkait pentingnya keamanan, kenyamanan, dan keselamatan wisatawan,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai, Muksir, menegaskan bahwa keselamatan transportasi laut menjadi prioritas utama dalam penataan tersebut.

Menurutnya, seluruh kapal wisata yang mengangkut penumpang wajib memenuhi standar keselamatan pelayaran, melengkapi dokumen dan perizinan, serta beroperasi melalui sistem yang terpusat agar mudah dipantau dan diawasi.

Melalui koordinasi lintas instansi ini, pemerintah berharap pengembangan pariwisata Danau Paisu Pok dapat berjalan seiring dengan peningkatan keselamatan transportasi laut, sehingga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Keselamatan Transportasi Laut Menuju Destinasi Wisata Danau Paisu Pok.

 

Pewarta : Jo. Lintang