Dari Pengabdian Menuju Purna Bakti, Disman Witarsa Kenang 36 Tahun Melayani Masyarakat

Lensacyber
A-AA+A++

LUWUK, LENSACYBER.COM – Tidak semua perjalanan berakhir dengan gemerlap seremoni. Ada yang ditutup dengan senyum penuh syukur, rasa haru, dan ucapan terima kasih yang tulus. Itulah yang dirasakan Disman Witarsa T., S.Kep saat resmi mengakhiri pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 1 Agustus 2026, setelah kurang lebih 36 tahun mendedikasikan hidupnya untuk melayani masyarakat.

Bagi Disman, masa purna bakti bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan penutup dari lembar panjang pengabdian yang diisi dengan tanggung jawab, kerja keras, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai dan RSUD Luwuk.

Di balik jabatan yang pernah diembannya, tersimpan kisah tentang seorang abdi negara yang memilih menjalankan setiap amanah dengan integritas dan keikhlasan. Selama puluhan tahun, ia meyakini bahwa setiap tugas bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk pengabdian kepada masyarakat yang harus dijalankan dengan sepenuh hati.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Banggai, Wakil Bupati Banggai, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, serta para Direktur RSUD Luwuk atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara,” ujar Disman kepada awak media, Sabtu (1/8/2026).

Ucapan terima kasih itu bukan sekadar formalitas. Di dalamnya tersimpan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama bertugas, mulai dari awal karier sebagai ASN pada tahun 1990 hingga mengakhiri masa pengabdian sebagai Kepala Bidang Penunjang Medik RSUD Luwuk.

Baca Juga :  Jembatan Ilmu ke Negeri Tirai Bambu, PT DIB Utus Pemuda Kalbar Kuasai Teknologi Aluminium

Perjalanan kariernya penuh dinamika. Pada tahun 2008, ia dipercaya mengemban tugas di Dinas Sosial Kabupaten Banggai sebagai Kepala Seksi Komunitas Adat Terpencil (KAT). Tiga tahun berselang, tepatnya pada 2011, ia mendapat amanah untuk bergabung di RSUD Luwuk sebagai Kepala Bidang Pelayanan. Pengalaman panjang tersebut kemudian mengantarkannya kembali dipercaya menjabat Kepala Bidang Penunjang Medik pada tahun 2022 hingga menuntaskan tugasnya pada 31 Juli 2026.

Selama puluhan tahun mengabdi, Disman tidak hanya menyaksikan perubahan sistem pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai proses pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Luwuk. Baginya, setiap tantangan merupakan ruang untuk belajar, sementara setiap keberhasilan adalah hasil kerja bersama.

Karena itu, menjelang purna bakti, ia tak lupa menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar RSUD Luwuk yang selama ini menjadi teman seperjuangan dalam melayani masyarakat.

“Saya juga mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh jajaran pimpinan, rekan kerja, serta seluruh staf RSUD Luwuk yang telah memberikan dukungan, kerja sama, dan kebersamaan selama saya menjalankan tugas dan tanggung jawab. Tanpa dukungan dari semua pihak, saya tidak akan mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” ungkapnya.

Meski langkah pengabdiannya sebagai ASN telah usai, harapan Disman untuk kemajuan RSUD Luwuk tidak pernah berhenti. Ia berharap rumah sakit kebanggaan masyarakat Kabupaten Banggai itu terus berkembang menjadi institusi pelayanan kesehatan yang semakin profesional, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan yang cepat, berkualitas, serta berorientasi pada keselamatan pasien.

Baca Juga :  Jenderal TNI Purn. Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Lampung Berpulang di 76 Tahun

Lebih dari itu, ia berharap semangat kebersamaan, loyalitas, integritas, dan budaya melayani yang telah tumbuh selama ini tetap menjadi fondasi kuat dalam membangun pelayanan kesehatan yang semakin baik.

Bagi Disman, purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan baru. Meski tak lagi mengenakan seragam ASN, nilai-nilai pengabdian yang telah dijalani selama 36 tahun akan tetap melekat sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.

“Semoga RSUD Luwuk senantiasa berkembang, semakin maju, dan terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Banggai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian saya. Semoga silaturahmi dan kebersamaan ini tetap terjalin dengan baik,” pungkasnya.

Pengabdian boleh berakhir karena usia, tetapi dedikasi, keteladanan, dan jejak pengabdian yang telah ditorehkan akan selalu menjadi bagian dari sejarah perjalanan pelayanan publik di Kabupaten Banggai.

 

Pewarta : Jo. Lintang