Probolinggo, lensacyber.com – Senin tanggal 03 Agustus tahun 2026 sejumlah warga datangi kantor inspektorat untuk menanyakan tindak lanjut pelimpahan laporan nya dari Tipikor ke inspektorat.
Laporan tersebut terkait dugaan permasalahan Dana Desa dan program PTSL di Desa Pelaosan kecamatan krucil yang di duga asal asalan dan terjadi pungli terkait program PTSL.
Menurut Fausen warga asal Plaosan menyampaikan.. tanah yang asalnya 400 bisa jadi 900 meter,kedatangannya hari ini hanya untuk memastikan Laporan ke Tipikor 4 bulan yang lalu.
Dan Fausen sangat menyenangkan sejauh ini belum ada tindak lanjut, Hari ini kami sengaja datang bersama masyarakat lainnya untuk memastikan sekaligus melengkapi kekurangan terkait pelaporan kami hari ini,
Dengan harapan agar pihak dinas terkait segera turun tangan untuk meng-Audit data yang kami bawa hari ini, kami sangat kecewa selaku masyarakat, karena kalau hal ini di biarkan akan terjadi adu domba antar warga terkait program PTSL yang menurut kami salah ukur, dan hal ini terjadi ke saya sendiri tegasnya Fausen, dan tidak hanya itu Program PTSL yang semestinya hanya 550rb, bisa jadi puluhan juta.
Dari itu kami melaporkan pemdes pelaosan agar segera di audensi kan, kami siap untuk mengawal dan membantu dinas inspektorat apabila nantinya turun ke-desa kami, ujarnya Fausen ke bapak teguh selaku perwakilan dari inspektorat.
Disisi lain pihak inspektorat masih akan mempelajari laporan ini, sekaligus menunggu laporan resmi dari warga sebagaimana mestinya,Karena pihak inspektorat akan tetap profesional menerima laporan,dan akan menindaklanjuti apabila memang menemukan indikasi indikasi kerugian negara,Dan wajib hukumnya untuk pemdes pelaosan untuk mengembalikan kerugian tersebut ke rekening desa sesuai aturan yang di berikan inspektorat,” pungkas teguh.
Sementara itu pihak media masih berusaha mengembangkan informasi ini. untuk di klarifikasi lebih lanjut kepada pihak Pemdes pelaosan, karena menurut informasi dari warga, kepala desa saat ini tengah sakit.
(Hasan)








Tidak ada Respon