Kepala Desa Sambirampak Kidul kritik program penyaluran beras KETAPANG, Tak sesuai dengan FAKTA dilapangan,

Lensacyber
A-AA+A++

Probolinggo lensacyber.com_penyaluran beras ketahanan pangan (KETAPANG) diduga datanya asal asalan. pasalnya undangan yang di terima sejumlah desa di-kecamatan kotaanyar sudah tak sesuai yang di harapkan Semua kepala desa, menurutnya penyaluran kali ini sangat berbeda jauh dari sebelumnya…

Ada yang namanya yang sudah meninggal, masih terdaftar, bahkan mirisnya, yang sudah mampu masih terdaftar atau dapat undangan penerima penyaluran beras program ketahanan pangan (KETAPANG) Hari jumaat 28 Agustus Tahun 2026

 

Kades asal Desa Sambirampak Kidul atau yang lebih di kenal (WATU GAJAH) ,,JUNAIDI ABDILLAH,, kritik keras Terkait penyaluran Beras ketahanan pangan bulan ini. menurutnya penyaluran yang semestinya tepat sasaran, kini sangat melenceng jauh, sehingga dirinya merasa was – was akan persepsi masyarakat nantinya,

 

Dalam keterangan ,,JUNAIDI ABDILLAH,, kepala desa Sambirampak Kidul,, Undangan yang kami terima sangat mengejutkan. karena memang sebelumnya tidak ada sosialisasi kepada masyarakat. bahwa datanya hari ini sudah berubah, takutnya di kira kami selaku pemerintah desa yang mencoretnya, padahal kami hanya menerima undangan yang sudah ada namanya masing-masing,

Baca Juga :  Sambangi DPRD Ketapang, Laskar Jagadilaga Siap Kawal Pembangunan dan Keadilan Masyarakat

Kalau yang Terjadi seperti ini program penyaluran beras ketahanan pangan (KETAPANG) Maka secara tidak langsung pemerintah desa yang di adu dengan masyarakatnya sendiri,

 

Kenapa begitu… Karena undangan yang kami terima hari ini sangat berbeda jauh dari sebelumnya, Kalau perubahan hari ini mengacu kepada angka desil, sangat jelas amburadul, di-duga sejak adanya sensus penduduk desil-desil juga ikut berubah, hal ini sangat sensitif terhadap masyarakat, pasalnya.. perubahan desil sudah tidak sesuai di lapangan, buktinya yang kami anggap mampu malah turun angka desil-nya, sebaliknya.. justru orang yang tidak mampu angka desil-nya naik hingga ke angka 10,

Baca Juga :  Dijanjikan Kerja ke Australia Tapi Terlantar di Singapura, LBH GPBI Pemalang Desak Aparat Usut Perekrut PMI

 

Hal ini yang nantinya masyarakat mempunyai persepsi yang tidak baik terhadap pemerintah, semestinya sebelum ada perubahan, pihak instansi berkordinasi kepada pemerintah, Sehingga penyaluran beras ketahanan pangan ini benar-benar tepat sasaran,

ini kan dampaknya tetap kepada kami selaku pemerintah desa nantinya, kami sangat berharap agar permasalah ini betul-betul di jadikan atensi kepada yang bersangkutan, agar kedepannya benar benar rell sesuai dengan fakta di lapangan,

 

Saya juga berpesan kepada warga, khususnya desa dambirampak kidul, agar betul-betul mengerti dan memahami, agar tidak menyalahkan pemerintah desa, ini MURNI..,,pemerintah desa hanya menyalurkan imbunya…

 

 

Heru Hermawan