Pelita Penebang, Jalan Baru Pemuda Lokal Raih Sertifikasi Industri

Berry Pratama
A-AA+A++

KAYONG UTARA, LENSACYBER.COM – Upaya peningkatan kualitas tenaga kerja lokal terus diperkuat di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) melalui program Pelita Penebang. Inisiatif pengembangan sumber daya manusia ini dirancang untuk membuka peluang peningkatan keterampilan bagi masyarakat di sekitar kawasan industri secara berkelanjutan.

​Program yang digagas oleh divisi Health, Safety, and Environment (HSE) serta divisi Human Resources KIPP ini, saat ini difokuskan pada pelatihan operator overhead crane dengan standar kompetensi dan sertifikasi profesional. Peserta pelatihan berasal dari kalangan tenaga kerja non-skill yang selama ini telah terlibat langsung dalam aktivitas operasional kawasan.

​Head of Corporate Communications KIPP, Niken Prisca, menjelaskan bahwa Pelita Penebang dirancang untuk menciptakan peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda lokal melalui penguatan kompetensi yang terarah.

​”Pelita Penebang adalah upaya merintis talenta lokal agar memiliki kesempatan mendapatkan keahlian yang tersertifikasi secara profesional. Ini membuka peluang besar bagi mereka untuk bergabung sebagai karyawan tetap di KIPP,” ujar Niken kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga :  Langkah Progesif Kapolres Dapat Dukungan L-KPK Mawil Sampang

​Kawasan Industri Pulau Penebang yang berlokasi di Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, merupakan salah satu kawasan strategis nasional di bawah pengelolaan PT Dharma Inti Bersama (DIB). Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan industri hilirisasi bauksit dan manufaktur terintegrasi di Indonesia.

​Dalam proses pelaksanaannya, peserta harus melewati tahapan seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi dan tes tertulis hingga wawancara. Peserta terbaik yang lolos seleksi berhak mengikuti pelatihan operasional overhead crane pada angkatan pertama.

Program ini dirancang secara komprehensif untuk membentuk budaya kerja yang aman dan disiplin sebagai fondasi utama di samping penguasaan kemampuan teknis, mengingat tingginya standar keselamatan di dunia industri.

Melalui integrasi materi yang mencakup teori, praktik lapangan, dan pembinaan fisik, para peserta mendapatkan bimbingan intensif melalui mentoring langsung dari operator senior serta tim HSE. Seluruh rangkaian pembekalan ini bertujuan untuk memastikan setiap individu memiliki kesiapan mental dan fisik yang matang sebelum melangkah ke dunia profesional.

Baca Juga :  ​Ironi Dapur MBG Pemalang: Diduga Milik Wakil Rakyat Tabrak Aturan Partai, hingga Dugaan Tekanan ke Jurnalis

​Program ini mendapat respons positif dari pemuda setempat. Suheriduansyah (19), peserta asal Tanjung Satai, mengaku termotivasi untuk meningkatkan kapasitas diri. “Motivasi saya ikut pelatihan ini karena ingin naik skill dan berkembang. Saya ingin punya pengalaman baru di sektor industri,” ungkapnya.

​Hal senada disampaikan oleh Eka Pramuja (22), pemuda asal Dusun Pintau. Ia menilai program ini memberikan harapan akan jenjang karier dan peningkatan ekonomi keluarga.

​”Tidak selamanya kita begini terus. Dengan sertifikasi dan Surat Izin Operasi (SIO), kami memiliki modal penting untuk bersaing di dunia industri manufaktur,” kata Eka.

​Ke depan, KIPP berencana melanjutkan Program Pelita Penebang secara berkala dengan memperluas bidang keterampilan lainnya sesuai kebutuhan operasional kawasan.

Melalui inisiatif ini, perusahaan berkomitmen menciptakan tenaga kerja lokal yang kompeten, adaptif, dan siap menjadi aktor utama dalam pertumbuhan industri di Kabupaten Kayong Utara.