Perisai BPJS Ketenagakerjaan Buktikan Komitmen, Dampingi Ahli Waris Hingga Pengajuan Klaim

Lensacyber
A-AA+A++

 

INDRAMAYU, LENSACYBER.COM – Di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga, secercah harapan hadir melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Rabu (03/06/2026), Perisai BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Indramayu mendampingi ahli waris peserta dalam proses pengajuan klaim Jaminan Kematian (JKM) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Indramayu yang beralamat di Jalan Grand Royal No. 8, Karangmalang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45213.

Pendampingan tersebut menjadi wujud nyata hadirnya negara melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi keluarga pekerja yang ditinggalkan. Sejak proses pendaftaran kepesertaan hingga pengurusan hak-hak ahli waris, Perisai terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan perlindungan secara optimal.

Perisai BPJS Ketenagakerjaan Indramayu, Dauri Duryanto ” Mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan baru benar-benar dirasakan ketika musibah datang tanpa diduga.

“Kami selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi sejak awal pendaftaran hingga mendampingi proses pengklaiman ketika peserta atau keluarganya membutuhkan. BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar program, tetapi bentuk perlindungan nyata yang memberikan ketenangan bagi pekerja dan keluarganya. Karena itu kami ingin masyarakat memahami bahwa perlindungan hari ini adalah kepedulian untuk masa depan,” ujar Dauri.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi BLT Desa Batuporo Barat, Polisi Naikan Status ke Penyidikan

Di lokasi yang sama, Suganda, warga Desa Babakanjaya, Kecamatan Gabuswetan, yang mewakili keluarga ahli waris, mengaku sangat terbantu dengan perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh Pemerintah Desa Babakanjaya serta Perisai BPJS Ketenagakerjaan wilayah Gabuswetan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Babakanjaya dan Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang telah membantu keluarga kami sejak awal proses hingga hari ini. Di tengah kesedihan yang kami rasakan, kehadiran mereka memberikan semangat dan harapan. Kami hanya berharap proses klaim JKM ini dapat berjalan lancar tanpa kendala sehingga hak keluarga dapat segera diterima. Santunan ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga menjadi penopang harapan bagi keluarga yang ditinggalkan untuk melanjutkan kehidupan dengan lebih baik,” tutur Suganda.

Sementara itu, Olek, Ketua RT Desa Babakanjaya yang turut mendampingi keluarga ahli waris, menilai program BPJS Ketenagakerjaan telah memberikan manfaat yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Satu Persatu Mulai Buka Suara Atas Adanya Dugaan Pungli Yang Dilakukan Oleh Operator Kecamatan Sokobanah

“Kami ikut merasakan bagaimana pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ketika musibah terjadi. Karena itu kami berharap semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya menjadi peserta. Hari ini kami mendampingi keluarga ahli waris sebagai bentuk kepedulian sosial. Semoga proses klaim berjalan lancar dan santunan yang menjadi hak keluarga dapat segera diterima sehingga dapat membantu meringankan beban yang mereka hadapi,” ungkap Olek.

Perjalanan menuju kantor BPJS Ketenagakerjaan pada hari itu bukan sekadar urusan administrasi. Di balik berkas-berkas yang diajukan, tersimpan harapan sebuah keluarga yang sedang berjuang bangkit dari kehilangan. Kehadiran Perisai BPJS Ketenagakerjaan bersama pemerintah desa menjadi bukti bahwa perlindungan sosial tidak berhenti pada kartu kepesertaan, melainkan hadir hingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Melalui Program Jaminan Kematian (JKM), BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan perlindungan kepada keluarga pekerja yang ditinggalkan, sehingga mereka tetap memiliki penopang di tengah masa sulit dan dapat menatap hari esok dengan harapan yang lebih baik.*(Sucipto)