PEMALANG, LENSACYBER.COM – Operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Moga 1, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, resmi dihentikan sementara mulai Senin (8/6/2026).
Mandeknya pencairan anggaran dituding menjadi pemicu utama lumpuhnya program nasional tersebut di tingkat lokal.
Keputusan pahit ini tertuang dalam surat resmi nomor 001/A/SPPG-MG1/VI/2026 yang dirilis Badan Gizi Nasional melalui SPPG Pemalang – Moga 1, Minggu (7/6/2026).
Surat yang ditandatangani Kepala SPPG Moga 1, Muhamad Sihab, S.T., tersebut ditujukan langsung kepada kepala sekolah, PIK Sekolah, dan PIK Posyandu selaku garda depan penerima manfaat.
Dalam surat itu, manajemen blak-blakan mengakui bahwa operasional dapur terpaksa mati suri karena dana pelaksanaan Program MBG masih terjebak dalam proses administratif pusat. Imbasnya, penghentian dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.
”Pemberhentian sementara ini dilakukan karena anggaran untuk pelaksanaan Program MBG masih dalam proses dan belum bisa dicairkan,” tulis Muhamad Sihab dalam surat pemberitahuan tersebut.
Manajemen SPPG Moga 1 berjanji akan segera mengumumkan pembukaan kembali dapur gizi setelah mendapat kepastian dan lampu hijau pencairan dana dari pusat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada data pasti mengenai jumlah total anak sekolah dan balita penerima manfaat yang telantar akibat pembekuan sementara anggaran program prioritas ini.








Tidak ada Respon