Ratusan Rumah di Bale Agung Pemalang Nyaris Ludes, Warga Minta Usut Tuntas Bila Ada Unsur Kesengajaan Pembakar Lahan Tebu Guna Efek Jera!

Lensacyber
A-AA+A++

Lensacyber.com – Pemalang – Kepanikan melanda puluhan warga Komplek Kota Bale Agung, Desa Saradan, Kabupaten Pemalang, Rabu (12/8/2026) siang. Kobaran api dari kebakaran lahan tebu di belakang komplek nyaris melalap ratusan rumah warga sekitar pukul 13.15 WIB.

​Kebakaran diduga kuat akibat unsur kesengajaan. Saksi mata di lokasi, AN, mengaku sempat melihat tiga hingga empat orang tidak dikenal berada di area kebun tebu sebelum api membesar. Cuaca terik dan hembusan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat merembet hingga berjarak kurang dari satu meter dari pemukiman.

Baca Juga :  Polsek Benua Kayong Polres Ketapang Lakukan Pengamanan SPBU, Antisipasi Pengisian BBM Berulang

​Melihat kobaran api kian mendekati bangunan rumah, warga yang panik berhamburan keluar dan berupaya meminta bantuan emergency. Respon cepat ditunjukkan jajaran Polres Pemalang dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang langsung menerjunkan personel ke lokasi tak lama setelah menerima laporan.

​Kapolsek Pemalang, AKP Agus Soleh, pimpin langsung pengamanan di lapangan bersama armada Damkar untuk memadamkan titik api sekaligus menenangkan warga yang histeris.

​Tokoh pemuda setempat, Alwi Assagaf, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan personel Kepolisian, Damkar, dan Satpol PP Pemalang. Menurutnya, penanganan cepat petugas berhasil mencegah tragedi yang lebih besar.

Baca Juga :  Renovasi SDN 01 Sewaka Minim Keterbukaan Publik, Dindikpora Pemalang Lakukan Cek Lapangan

​Alwi juga mendesak pengembang perumahan, pemilik lahan, serta Pemkab Pemalang untuk mengevaluasi batas jarak aman antara lahan pertanian dengan pemukiman warga. Ia meminta aparat penegak hukum menindak tegas oknum yang terbukti sengaja melakukan pembakaran lahan guna memberikan efek jera.