JAKARTA, LENSACYBER.COM – Kepala Badan Komunikasi Pemerintahan (Bakom) RI Muhammad Qodari angkat bicara soal tudingan Amien Rais terhadap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait dugaan perilaku amoral.
Tudingan itu sebelumnya disampaikan Amien Rais lewat kanal YouTube pribadinya dan sempat viral di media sosial.
Qodari: Amien Rais Korban Hoaks
Qodari mengaku prihatin karena mantan Ketua MPR RI itu dinilai menjadi korban informasi bohong atau hoaks.
“Prihatinnya itu adalah Pak Amien Rais sebagai tokoh, sebagai akademisi, sebagai Profesor Doktor telah menjadi korban hoaks,” kata Qodari dalam keterangan tertulis, Sabtu 2/5/2026.
Qodari menjelaskan, tudingan Amien Rais bermula dari sebuah akun yang memuat lagu berjudul _Aku Bukan Teddy_. Video itu dianggap Amien sebagai bukti bahwa Seskab Teddy adalah gay.
“Padahal kalau kita tonton video lagu _Aku Bukan Teddy_ itu jelas. Satu, yang nyanyi bukan Bu Titie. Kedua, gambar Bu Titie di situ adalah kompilasi atau kolase dari berbagai gambar yang sebetulnya tidak ada hubungan dengan lagu,” beber Qodari.
Singgung Video Ultah Seskab Teddy di Paris
Qodari juga menyoroti video yang direspons Amien Rais, yakni perayaan ulang tahun Seskab Teddy di Paris pada 14 April 2026 yang sempat viral.
Menurut Qodari, video tersebut telah dimanipulasi sehingga menyesatkan.
Alarm Bahaya Hoaks Era AI
Kepala Bakom RI itu menegaskan peristiwa ini menjadi peringatan serius soal maraknya hoaks di media sosial, apalagi dengan berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Ini menjadi alarm bahaya hoaks di era AI. Bahkan tokoh senior sekalipun bisa terjebak jika tidak melakukan verifikasi secara menyeluruh,” tegas Qodari.
Qodari mengimbau masyarakat, termasuk tokoh publik, untuk selalu tabayun dan cek fakta sebelum menyebarkan informasi.***(Red)







