Duka di Jalur Lintas, Polda Sumsel Antar Korban Laka ALS ke Peristirahatan Terakhir di Jawa Tengah

Berry Pratama
A-AA+A++

SUMSEL, LENSACYBER.COM — Sebagai bentuk empati dan pelayanan prima, Polda Sumatera Selatan memberikan atensi penuh terhadap proses pemulangan jenazah Muhamad Tahrul Hubaidi (31), korban kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Kecamatan Karang Jaya, Musi Rawas Utara.

​Setelah sempat berjuang melalui masa kritis di RSUD Rupit sejak 6 Mei 2026, korban yang merupakan warga Kabupaten Tegal ini dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 8 Mei 2026. Kepergian almarhum direspon cepat oleh jajaran kepolisian guna memastikan kepulangan jenazah ke kampung halaman berjalan tanpa hambatan.

Jenazah langsung diberangkatkan dari RSUD Rupit menuju RS Siti Aisyah Lubuk Linggau untuk proses pemulasaran dan peti jenazah. Guna menjamin kelancaran jalur darat, personel Satlantas melakukan pengawalan ketat secara estafet lintas kabupaten, mulai dari Muratara, Lubuk Linggau, Musi Rawas, PALI, Muara Enim, hingga Prabumulih menuju RS Bhayangkara Palembang.

Baca Juga :  Juara Asia, Jakarta Bhayangkara Presisi Cetak Sejarah di AVC Mens Club 2026 di Bumi Khatulistiwa

​Pada Sabtu dini hari, 9 Mei 2026 pukul 03.00 WIB, jenazah diberangkatkan menuju Tegal, Jawa Tengah, didampingi penuh oleh pihak kepolisian sesuai permintaan keluarga.

​Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama, menyampaikan duka cita mendalam secara langsung.

“Kami tidak hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga memastikan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pelayan yang hadir di saat masyarakat berduka. Semoga keluarga diberikan ketabahan,” tuturnya.

​Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa aksi ini adalah mandat kemanusiaan.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pada Kegiatan Penyerahan Hasil Kerja Satgas PKH

​”Polda Sumsel berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, mulai dari penanganan medis hingga pengawalan jenazah sampai ke rumah duka di Jawa Tengah. Ini adalah wujud nyata Polri yang humanis, memastikan proses administrasi dan perjalanan berjalan lancar demi memberikan ketenangan bagi keluarga almarhum,” tegas Kombes Pol Nandang.

​Langkah responsif ini menjadi bukti nyata sinergi jajaran Polda Sumsel dalam menangani dampak kecelakaan lalu lintas secara komprehensif, mengedepankan sisi kemanusiaan di atas segalanya.