Gerak Cepat! Pemkab Indramayu Turun Tangan Atasi Saluran Sekunder Kandanghaur yang Dangkal, Petani: Keluhan Kami Akhirnya Didengar

Lensacyber
A-AA+A++

INDRAMAYU, LENSACYBER.COM – Pemerintah Kabupaten Indramayu bergerak cepat merespons keluhan para petani terkait pendangkalan saluran sekunder kandanghaur, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Saluran yang selama ini dipenuhi endapan lumpur dan menghambat aliran air ke areal persawahan kini mulai di kuras dengan alat berat (Beko) Minggu, (05/07/2026).

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah aspirasi petani disampaikan,Hari Sabtu 4/7/2026, Alat berat langsung diterjunkan untuk menguras Saluran Sekunder Kandanghaur yang dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya pasokan air di tengah musim kemarau.

Baca Juga :  PMII Pemalang Soal Pembinaan Tirta Mulia di Hotel Mewah: Buka Anggaran dan Buktikan Manfaatnya

Respons sigap pemerintah pun disambut baik para petani, Mereka menilai normalisasi irigasi Saluran Sekunder Kandanghaur, menjadi solusi nyata untuk menjaga keberlangsungan tanaman padi agar tidak terdampak kekeringan.

“Alhamdulillah, keluhan kami akhirnya didengar, Sekarang Saluran Sekunder Kandanghaur, mulai dikuras dan kami berharap air kembali mengalir lancar sehingga sawah tidak kekurangan pasokan air,” ujar marno, petani Desa Gabuswetan.

Normalisasi ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak tinggal diam menghadapi persoalan yang dihadapi petani. Kelancaran distribusi air diharapkan mampu menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

Baca Juga :  Gagas Bimtek Dua Gelombang, Camat Petarukan Pastikan Kesiapan Teknis Penyelenggara Pilkades Serentak 

Para petani berharap kegiatan normalisasi Saluran Sekunder Kandanghaur tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi agenda rutin agar sedimentasi tidak kembali menghambat aliran air dan sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian masyarakat.*