Jaga Warisan Leluhur, Tokoh Adat Sekampung Limo Migo Minta Dukungan Pembangunan Balai Adat Ke Wapres Gibran

Lensacyber
A-AA+A++

LAMPUNG TIMUR, LENSACYBER.COM – Tokoh dan masyarakat adat Sekampung Limo Migo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo, Lampung Timur, Jumat (17/07/2026).

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat adat juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat membantu pembangunan gedung serbaguna atau rumah adat.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan Mas Wapres Gibran Rakabuming yang telah mengunjungi kami tokoh dan masyarakat adat Sekampung Limo Migo di Situs Wisata Taman Purbakala Pugung Raharjo,” ujar Ibrahim Restu Saka, Tokoh Adat Sekampung Limo Migo.

Baca Juga :  Sterilisasi Pelabuhan Perkuat Keselamatan dan Modernisasi Layanan Penyeberangan

Ibrahim menjelaskan, masyarakat adat Sekampung Limo Migo terdiri dari 6 desa di Kabupaten Lampung Timur. Pihaknya memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan budaya Lampung, khususnya adat Sekampung Limo Migo.

“Kami juga menjaga Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo yang merupakan peninggalan leluhur kami, yaitu Ratu Galuh atau Keratuan Pugung,” jelasnya.

Usulkan Pembangunan Rumah Adat

Pada kesempatan itu, Ibrahim juga menyampaikan aspirasi kepada Wapres Gibran. Masyarakat adat berharap ada bantuan pembangunan gedung serbaguna atau rumah adat.

“Dan juga Mas Wapres, kami berharap bisa dibantu pembangunan gedung serbaguna atau rumah adat. Yang akan kami gunakan untuk kegiatan-kegiatan adat dan budaya Lampung. Dan juga nantinya kalau ada tamu-tamu agung bisa menginap di gedung kita tersebut,” harapnya.

Baca Juga :  Peringati 25 Tahun Pengabdian, Alumni SPN Ershi Polda Kalbar Pererat Silaturahmi di Pontianak

Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo sendiri merupakan salah satu situs purbakala terbesar di Sumatera yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Situs ini diyakini sebagai pusat peradaban Keratuan Pugung pada masa lalu.

Kunjungan Wapres Gibran ke Lampung Timur ini merupakan bagian dari peninjauan program strategis nasional, termasuk Jembatan Merah Putih di Way Bungur.