Solusi Sampah Desa Mekar Utama: PT WHW Dukung Pengadaan Lahan TPS dan TPA Berkelanjutan

Lensacyber
A-AA+A++

lencasyber.com – Ketapang – Persoalan sampah rumah tangga di Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kini mulai menemui titik terang. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) secara resmi mendukung pengadaan lahan Tempat Penampungan Sementara (TPS) seluas 1.800 m2 dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) seluas 50.000 m2.

Langkah strategis ini hadir untuk menjawab tantangan tata kelola lingkungan di kawasan pedesaan yang selama ini belum memiliki fasilitas pengelolaan sampah terpadu.

Fakta Penting: Potensi Timbulan Sampah di Desa Mekar Utama
Dengan populasi mencapai 8.791 jiwa, Desa Mekar Utama diperkirakan menghasilkan timbulan sampah yang tidak sedikit setiap harinya:
Timbulan Harian: ~8,7 Ton (8.791 kg/hari)
Timbulan Bulanan: ~263,7 Ton (263.730 kg/bulan)
Komposisi Sampah:
🟢 60% Sampah Organik
🟡 30% Sampah Anorganik
🔴 10% Lainnya (Kertas, kain, & limbah B3 rumah tangga seperti baterai bekas)

Baca Juga :  Sterilisasi Pelabuhan Perkuat Keselamatan dan Modernisasi Layanan Penyeberangan

Tanpa adanya TPS dan TPA resmi, warga selama ini terpaksa mengelola sampah secara mandiri—mulai dari membakar di pekarangan, mengubur, hingga membuangnya ke aliran sungai.

Kebiasaan ini tak hanya memicu risiko penyakit seperti ISPA dan Demam Berdarah (DBD), tetapi juga berpotensi mencemari air tanah melalui air lindi.

Dari Masalah Lingkungan Menuju Ekonomi Sirkular
Pengadaan lahan CSR PT WHW ini dirancang tidak sekadar sebagai tempat pembuangan, melainkan fondasi sistem TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) berbasis ekonomi sirkular.

Lahan tersebut nantinya akan dicatat sebagai aset resmi desa yang dilindungi oleh Peraturan Desa (Perdes).

“Pengadaan lahan ini bukan hanya dukungan fisik, tetapi tahap awal untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang tertib dan berkelanjutan,” ujar Ari Djanuar Prastyo, Manager CSR PT WHW.
pada 27/7/2026

Baca Juga :  Petani Gabuswetan Tagih Janji Camat Soal Air Irigasi, Datangi Kantor Kecamatan hingga Pintu Air, Pulang dengan Kekecewaan

Ari menambahkan bahwa program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),”terutama pada poin kehidupan sehat, kota/permukiman berkelanjutan, konsumsi berwawasan lingkungan, dan kemitraan strategis.tambah Ari

Apresiasi Pemdes dan Harapan Kemitraan Jangka Panjang
Kepala Desa Mekar Utama, Hasbuna, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian PT WHW terhadap isu kesehatan dan lingkungan warga.

“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT WHW. Ini adalah fondasi penting bagi pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpusat dan tertib,” kata Hasbuna.

Ke depan, Pemerintah Desa Mekar Utama berkomitmen untuk membentuk unit pengelola sampah, merancang skema iuran operasional warga, serta mengembangkan Bank Sampah. Konsep bisnis sosial ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan mengubah limbah rumah tangga menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.

Yani