Dugaan Perbedaan Data Jumlah Siswa di SMK Seni Indramayu, Klarifikasi Sekolah Masih Ditunggu

Lensacyber
A-AA+A++

INDRAMAYU, LENSACYBER.COM – Dugaan adanya perbedaan data jumlah peserta didik di SMK Seni Indramayu, Desa Sukamelang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, menjadi perhatian. Selisih antara jumlah siswa yang disampaikan pihak sekolah dengan hasil penelusuran lapangan memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian data yang tercatat.

Berdasarkan keterangan Kepala SMK Seni Indramayu, Ratna Mutashimah Millah, saat ditemui pada 8 April 2026, jumlah siswa yang terdaftar di sekolah tersebut mencapai 102 orang.

Namun, hasil penelusuran yang dilakukan secara langsung kepada sejumlah siswa dari berbagai tingkatan kelas menunjukkan angka yang berbeda.

Pada 4 Mei 2026, seorang siswa kelas X yang meminta identitasnya dirahasiakan menyampaikan bahwa jumlah siswa di tingkat tersebut terdiri dari 19 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan, sehingga totalnya mencapai 28 orang.

Penelusuran kemudian berlanjut ke kelas XI. Seorang siswa yang dalam pemberitaan ini menggunakan nama samaran “Kasih” menyebutkan bahwa jumlah siswa di tingkat tersebut sebanyak 16 orang.

Baca Juga :  PAUD PPK Al-Fikri Badri Resmi Dibuka, Komitmen Mendukung Perkembangan Mental, Emosional, dan Sosial Anak

Sementara itu, berdasarkan dokumentasi daftar hadir yang diperoleh saat pelaksanaan uji kompetensi beberapa waktu lalu, jumlah siswa kelas XII tercatat sebanyak 31 orang, terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan.

Jika data dari ketiga tingkatan tersebut dijumlahkan, total siswa yang teridentifikasi melalui hasil penelusuran lapangan mencapai 75 orang.

Jumlah tersebut berbeda dengan data yang disampaikan pihak sekolah, yakni sebanyak 102 siswa. Dengan demikian terdapat selisih sebanyak 27 siswa antara data yang diperoleh dari hasil penelusuran lapangan dengan data yang disampaikan pihak sekolah.

Meski demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebab munculnya perbedaan data tersebut. Sejumlah kemungkinan, seperti adanya siswa yang tidak hadir saat pendataan, peserta didik pindahan, data administrasi yang belum diperbarui, maupun faktor lainnya, masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak sekolah maupun instansi terkait.

Baca Juga :  Asah Kepercayaan Diri di Atas Air, MIN Bekasi Gelar Penilaian Praktik Renang Siswa

Sebagai bentuk pelaksanaan prinsip keberimbangan informasi, awak media telah berupaya meminta penjelasan dan klarifikasi dari pihak sekolah. Upaya konfirmasi lanjutan dilakukan untuk mengagendakan pertemuan secara langsung dengan Kepala SMK Seni Indramayu guna memperoleh penjelasan terkait perbedaan data tersebut.

Pada 9 Juni 2026 sekitar pukul 12.57 WIB, awak media mencoba menghubungi Kepala SMK Seni Indramayu melalui aplikasi WhatsApp. Namun, hingga Jumat (12/6/2026), nomor WhatsApp yang sebelumnya aktif diketahui tidak dapat dihubungi atau tidak lagi aktif.

Karena itu, media ini masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak SMK Seni Indramayu guna memberikan penjelasan resmi terkait data jumlah peserta didik yang tercatat di sekolah tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, klarifikasi (hak jawab) dari pihak sekolah masih ditunggu.

 

(Sucipto)