INDRAMAYU, LENSACYBER.COM – Langkah-langkah kecil yang dahulu memasuki gerbang sekolah dengan penuh rasa ingin tahu, kini beranjak meninggalkan halaman yang sama dengan membawa bekal ilmu, pengalaman, dan harapan. Suasana itulah yang terasa dalam acara pelepasan siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan yang berlangsung khidmat dan penuh makna, Sabtu (13/6).
Di tengah kehangatan kebersamaan antara guru, orang tua, dan siswa, acara tersebut menjadi lebih dari sekadar perpisahan. Ia adalah penanda berakhirnya sebuah perjalanan pendidikan sekaligus awal dari babak baru yang akan menentukan masa depan para lulusan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah, Rohsidin, jajaran komite sekolah, dewan guru, orang tua siswa, serta perwakilan dari Polsek Gabuswetan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi gambaran kuat bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang dibangun melalui kolaborasi dan kepedulian.
Dalam sambutannya, Rohsidin, M.Pd., menegaskan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar. Menurutnya, sekolah memiliki tugas tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, integritas, dan tanggung jawab sebagai bekal menghadapi kehidupan.
“Anak-anak yang hari ini dilepas adalah generasi yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa. Kami berharap mereka mampu menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan lingkungan di mana pun mereka melangkah,” tuturnya.
Selama tiga tahun terakhir, para siswa tidak hanya ditempa melalui proses akademik, tetapi juga dibentuk melalui berbagai kegiatan yang mendorong tumbuhnya kreativitas, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan. Di balik setiap prestasi yang diraih, terdapat dedikasi para guru yang tak lelah membimbing serta dukungan orang tua yang senantiasa menguatkan langkah anak-anak mereka.
Momen pelepasan berlangsung dalam balutan haru. Senyum kebanggaan dan mata yang berkaca-kaca menjadi saksi bahwa pendidikan bukan sekadar soal angka dan nilai, melainkan tentang proses memanusiakan manusia. Tentang bagaimana sebuah sekolah menjadi rumah kedua yang menanamkan mimpi, membangun karakter, dan menumbuhkan keyakinan untuk melangkah lebih jauh.
UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan memahami bahwa tantangan pendidikan di era modern semakin kompleks. Karena itu, sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun budaya pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan sosial.
Pelepasan siswa kelas IX tahun ini bukan hanya seremoni tahunan. Ia adalah simbol keberhasilan sebuah proses panjang yang melibatkan kerja keras, ketekunan, dan kebersamaan. Dari ruang-ruang kelas sederhana di Gabuswetan, lahir harapan-harapan besar yang suatu hari akan mengambil peran di tengah masyarakat.
Ketika satu pintu pendidikan ditutup, pintu-pintu kesempatan lain terbuka. Dan pada hari itu, UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan tidak sekadar melepas para siswanya, melainkan mengantarkan generasi muda menuju cakrawala masa depan yang lebih luas, dengan keyakinan bahwa mimpi besar selalu berawal dari langkah pertama yang berani.*(Sucipto)










Tidak ada Respon