BANGGAI, LENSACYBER.COM – Aksi pencurian sepeda motor milik jamaah di halaman Masjid At-Taqwa, Desa Bone Bae, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, berhasil digagalkan. Seorang pria berinisial JM (55), warga Desa Mendono, Kecamatan Kintom, diamankan warga bersama polisi, sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 15.10 WITA. Sepeda motor milik korban Fahry (36), warga Desa Bone Bae, menjadi sasaran pelaku yang diduga memanfaatkan situasi saat jamaah berada di dalam masjid untuk melaksanakan salat.
Kapolsek Toili IPTU I Putu Pratama Yoga, S.Tr.K., mengatakan, aksi tersebut terungkap setelah korban yang sedang beristirahat sambil menunggu waktu salat Ashar mendengar suara sepeda motor dinyalakan.
“Korban kemudian melihat kendaraan miliknya sudah tidak berada di tempat dan dibawa oleh orang yang tidak dikenal,” kata IPTU Yoga, Rabu (2/9/2026).
Korban diketahui memarkir sepeda motornya di halaman masjid dalam kondisi kunci kontak masih tergantung pada kendaraan. Menyadari motornya dicuri, korban kemudian melakukan pengejaran dan menghubungi pihak kepolisian serta warga untuk membantu menghadang pelaku.
Upaya pengejaran dilakukan hingga ke wilayah Kecamatan Batui. Dalam pengejaran tersebut, warga bersama polisi berhasil mengamankan JM. Namun, seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna biru dengan nomor polisi DN 3171 HE milik korban.
“Modus yang digunakan pelaku adalah mengambil sepeda motor yang diparkir di halaman masjid. Pelaku diduga memanfaatkan situasi saat para jamaah sedang melaksanakan salat,” jelasnya.
Saat ini, JM telah diamankan di Mapolsek Toili untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan penyelidikan serta pengejaran terhadap seorang pelaku lainnya yang melarikan diri.
Kapolsek Toili mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika memarkir kendaraan, termasuk saat berada di tempat ibadah. Masyarakat diminta memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dan tidak meninggalkan kunci pada kendaraan.
“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat yang membantu menggagalkan aksi tersebut,” pungkas IPTU Yoga.
Pewarta : Jo. Lintang
Source : Humas Polresta Banggai








Tidak ada Respon