Pelajar SMAN 1 Kandanghaur Gelar Workshop Jurnalistik, Pelajar Ikuti dengan Antusias

Lensacyber
A-AA+A++

Lensacyber.com. – Indramayu – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra tahun 2026, SMAN 1 Kandanghaur bekerja sama dengan Tim Pengembang Literasi menggelar Workshop Literasi dan Jurnalistik di Aula Atas SMAN 1 Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Budaya Baca dan Menulis Generasi Muda” ini menghadirkan wartawan Harian Umum (HU) Kabar Cirebon, Apip Nopianto, sebagai pemateri utama.

Acara ini tampak diikuti secara antusias oleh puluhan siswa yang tergabung dalam berbagai organisasi sekolah, seperti ekstrakulikuler jurnalistik, Paskibra, dan Pramuka yang ada di SMAN 1 Kandanghaur.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Kandanghaur, H. Rastani, SPd., menyampaikan bahwa kemampuan akademik siswa akan semakin lengkap jika ditunjang dengan kompetensi lain (multitalent), seperti keterampilan berbahasa, menulis, serta berorganisasi.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Pemalang Ikuti Tes Kompetensi PPID 2026 Guna Optimalkan Keterbukaan Informasi Publik

“Menjadi anak yang cerdas secara akademik itu wajar bagi seorang pelajar. Namun, ketika memiliki kompetensi lebih seperti literasi dan jurnalistik, itu menjadi nilai tambah. Manfaatkan momen ini untuk menyikapi arus informasi yang luar biasa agar kita tidak menjadi korban informasi yang tidak valid (hoaks),” kata H. Rastani di hadapan para peserta.

Melalui pelatihan ini, Kepala SMAN 1 Kandanghaur berharap agar para siswa dapat meningkatkan minat baca dan tulis, sekaligus lebih cerdas serta bijak dalam menyaring informasi di era digital saat ini.

Baca Juga :  Jelang Vonis Kasus TPKS di PN Brebes, Korban Gantungkan Keadilan pada Nurani Hakim

“Harapan kami, para siswa dapat membedakan informasi hoaks atau tidak. Saring dulu berita itu, kalau benar sesuai fakta silahkan di sharing” ungkapnya

Sementara itu, pemateri kegiatan workshop Literasi dan Jurnalistik SMAN 1 Kandanghaur, Apip Nopianto, menyampaikan harapannya. Menurutnya, siswa siswi SMAN 1 Kandanghaur sebagai generasi muda dapat menjadi agen informatif dan agen anti hoaks.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, para siswa SMAN 1 Kandanghaur bisa menjadi pribadi yang informatif dan bisa diandalkan mampu melawan berita hoaks” ungkapnya
(Suvipto).