Desakan Menguat, Warga Purworejo Siapkan Audiensi ke Kejari Tuntut Kejelasan Penanganan Kasus Mini Zoo

Lensacyber
A-AA+A++

PURWOREJO, LENSACYBER.COM – Desakan masyarakat terhadap penuntasan dugaan kasus Mini Zoo di Kabupaten Purworejo kian menguat. Sejumlah perwakilan masyarakat yang tergabung dalam kelompok “Warga Purworejo Tuntut Keadilan” mendatangi kediaman tokoh masyarakat Sumakmun pada Sabtu malam (19/7/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 20 perwakilan dari berbagai elemen masyarakat. Mereka meminta Sumakmun bersedia memimpin audiensi ke Kejaksaan Negeri Purworejo sebagai bentuk dorongan agar penanganan kasus Mini Zoo dilakukan secara transparan, profesional, dan memberikan kepastian hukum.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan kegelisahan atas proses penanganan perkara yang dinilai berjalan lambat. Mereka juga mempertanyakan konsistensi penegakan hukum dan berharap seluruh proses dilakukan secara adil tanpa membedakan pihak-pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Sungai Way Bungur Tercemar Limbah dan Perburuan Ikan Ilegal, Nelayan Terancam Masa Depan

Menanggapi permintaan tersebut, Sumakmun menyatakan kesiapannya untuk mendampingi aspirasi masyarakat.

“Saya siap memimpin. Siap melakukan demi Purworejo,” tegas Sumakmun di hadapan para perwakilan warga.

Ia mengaku telah mengikuti perkembangan kasus tersebut sejak awal dan menilai aspirasi masyarakat merupakan bagian dari kontrol publik terhadap proses penegakan hukum.

Menurutnya, apabila tidak ada perkembangan yang jelas, audiensi yang direncanakan dalam waktu dekat berpotensi diikuti oleh ratusan warga Purworejo.

“Ini bukan soal siapa-siapa. Ini soal keadilan. Kalau hukum tidak ditegakkan, suara rakyat harus didengar,” ujarnya.

Baca Juga :  Penyelundupan Besar Terbongkar, 977 Ekor Burung Disita di Pelabuhan Bakauheni

Kasus Mini Zoo sendiri telah menjadi perhatian luas masyarakat Purworejo dan ramai diperbincangkan di berbagai ruang publik. Karena itu, masyarakat berharap Kejaksaan Negeri Purworejo dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

Rencana audiensi ini menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi warga yang menginginkan adanya kepastian hukum serta transparansi dalam proses penanganan kasus yang menjadi perhatian masyarakat luas.