KETAPANG, LENSACYBER.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kemarau dan sulitnya mendapatkan air bersih, Polres Ketapang Polda Kalbar menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 16 ton kepada warga Desa Tanjung Baik Budi, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB di Kantor Desa Tanjung Baik Budi, Jalan Ketapang–Sukadana KM 35, Dusun II. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., hadir secara langsung bersama Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., serta sejumlah pejabat Utama dan personel Polres Ketapang.
Dalam kegiatan bertajuk Polisi Peduli Masyarakat tersebut, Polres Ketapang tidak hanya menyalurkan air bersih, tetapi juga membagikan masker kepada masyarakat serta menyalurkan beras murah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Sebanyak 16 ton air bersih disalurkan kepada masyarakat dengan menggunakan kendaraan Water Cannon dan mobil tangki. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, khususnya untuk keperluan sehari-hari di tengah kondisi cuaca yang telah menyebabkan keterbatasan sumber air bersih.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau.
“Terima kasih kepada warga Desa Tanjung Baik Budi atas antusiasmenya. Kegiatan yang kami lakukan merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Saat ini sudah sekitar satu bulan tidak turun hujan sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, Polri hadir untuk membantu menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat,” ujar AKBP Muhammad Harris.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar menggunakan bantuan air bersih secara bijak dan tidak berlebihan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan warga.
Selain itu, AKBP Muhammad Harris mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca yang kering. “Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, terutama pembakaran lahan, serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif,” tegasnya.
AKBP Muhammad Harris menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara bertahap dengan menyasar masyarakat di wilayah lain yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau.“Kedepannya kami akan terus menyalurkan air bersih dan masker kepada warga di wilayah lain yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan penyaluran bantuan air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tanjung Baik Budi. Kehadiran Polri diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi dan kedekatan antara kepolisian dengan warga dalam menghadapi berbagai kondisi dan tantangan di tengah masyarakat.








Tidak ada Respon