Desak KPK Usut Tuntas Jual Beli Jabatan dan Bongkar Monopoli Proyek, Ratusan Massa Grib Jaya Pemalang Gelar Demonstrasi

Lensacyber
A-AA+A++

Lensacyber.com – Pemalang –  Puluhan anggota Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Pemalang menggelar aksi unjuk rasa di Pertigaan Citywalk, Jalan Jenderal Sudirman, Pemalang, Kamis (6/8/2026) pagi.

​Massa yang diperkirakan berjumlah 70 orang tersebut mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi jual beli jabatan dan monopoli proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

​Massa aksi berkumpul sejak pukul 09.00 WIB di Kantor Sekretariat DPW GRIB Jaya di Jalan Kaligelang, Kecamatan Taman, sebelum bergerak berkonvoi menuju titik aksi. Dengan membawa mobil komando serta membentangkan spanduk tuntutan, peserta aksi menyampaikan aspirasi mereka secara terbuka di hadapan publik hingga pukul 10.40 WIB.

Baca Juga :  Pengantar Pemohon Menunggu di Luar Pagar, P A Pamekasan Tuai Protes

​Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi yang juga Wakil Ketua DPW GRIB Jaya Pemalang, Jabidi, menyampaikan apresiasi atas langkah KPK yang telah masuk menindak dugaan korupsi di Kabupaten Pemalang. Namun, ia menegaskan agar penyidikan dilakukan secara menyeluruh tanpa tebang pilih.

​”Kami mendesak KPK untuk mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya. Korupsi jual beli jabatan dan proyek tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menurunkan kualitas pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Jabidi di lokasi aksi.

Baca Juga :  Kuasa Hukum dan Panglima Pajaji Desak Mabes Polri Usut Tuntas Kematian Misterius Elisabet Miranda

​Dalam aksi tersebut, massa juga membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan, di antaranya desakan agar KPK menuntaskan penanganan perkara, memenjarakan pejabat terbukti korup, serta membongkar dugaan monopoli proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU).

​Jabidi menambahkan, kehadiran mereka di jalan bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan sebagai bentuk pengawalan masyarakat agar penegakan hukum berjalan transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

​Seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi berakhir dengan tertib dan kondusif pada pukul 10.45 WIB setelah massa membubarkan diri secara teratur di bawah pengawasan ketat petugas keamanan.   ( Tim )